Wabup Kampar Misharti: Zakat Harus Jadi Solusi Nyata Pengentasan Kemiskinan

Wabup Kampar Misharti: Zakat Harus Jadi Solusi Nyata Pengentasan Kemiskinan

Bangkinang - Wakil Bupati Kampar Misharti menegaskan zakat harus mampu menjadi solusi nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kampar. Karena itu, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) diminta dilakukan secara transparan, profesional, dan tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Misharti saat menghadiri silaturahmi sekaligus penyerahan Laporan Tahunan ZIS Tahun 2025 oleh Baznas Kabupaten Kampar di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Kampar, Bangkinang Kota, Senin (13/4).

Dalam sambutannya, Misharti mengatakan zakat bukan hanya bagian dari kewajiban ibadah umat Islam, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kesejahteraan sosial masyarakat.

“Zakat, infak, dan sedekah adalah energi sosial yang jika dikelola dengan baik akan menjadi kekuatan besar dalam membantu masyarakat dan mengurangi kemiskinan,” ujar Misharti.

Ia menyebutkan, meningkatnya penghimpunan ZIS pada tahun 2025 menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat Kampar untuk menunaikan zakat dan berbagi kepada sesama.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat harus dijaga melalui tata kelola yang akuntabel serta penyaluran bantuan yang benar-benar menyentuh masyarakat membutuhkan.

“Transparansi sangat penting agar masyarakat yakin dana yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan umat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Baznas Kabupaten Kampar menyerahkan laporan resmi pengelolaan ZIS Tahun 2025 kepada Pemerintah Kabupaten Kampar. Laporan tersebut memuat rincian penghimpunan zakat, infak, dan sedekah serta distribusinya kepada para mustahik di berbagai bidang.

Turut hadir Ketua Baznas Kabupaten Kampar Purwadi bersama jajaran pengurus Baznas lainnya.

Misharti juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat gerakan zakat di Kabupaten Kampar.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan semua pihak diperlukan agar zakat benar-benar menjadi solusi sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap pengelolaan zakat di Kabupaten Kampar terus meningkat baik dari sisi penghimpunan maupun penyaluran sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat kurang mampu.(Adv)

#kampar