Mabuk Tuak di Ruang Publik, 7 Remaja Bangkinang Diamankan Satpol PP Kampar

Mabuk Tuak di Ruang Publik, 7 Remaja Bangkinang Diamankan Satpol PP Kampar

Bangkinang Kota - Tim patroli 24 jam Satpol PP Kabupaten Kampar mengamankan tujuh remaja yang kedapatan mabuk minuman keras (miras) jenis tuak di wilayah Bangkinang Kota. 

Mereka diamankan saat patroli rutin pada Selasa (6/1/2026) malam hingga Rabu (7/1/2026) dini hari.

Para remaja laki-laki dan perempuan itu ditertibkan di beberapa titik berbeda, yakni Taman Kota, Lapangan Pelajar, dan Taman Riverside, Bangkinang Kota. 

Petugas juga menyita barang bukti berupa tuak dan lem yang diduga digunakan sebagai bahan inhalan.

Komandan Regu Praja Syaprizon dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Satpol PP Kampar, Syaprizon, mengatakan penindakan dilakukan untuk mencegah gangguan ketertiban umum, khususnya di jam rawan malam hingga dini hari.

"Ini patroli rutin untuk menjaga ketertiban dan mencegah kenakalan remaja di ruang publik. Mereka kami amankan karena berada dalam kondisi terpengaruh alkohol," kata Syaprizon, Rabu (7/1).

Seluruh remaja beserta barang bukti kemudian dibawa ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Kampar sekitar pukul 01.30 WIB. Di Mako, mereka menjalani pendataan dan proses pemeriksaan lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku.

Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Kampar, Zulfikar, S.Ag, M.Si, menegaskan jajarannya akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum).

"Kasus seperti ini jadi perhatian kami. Apalagi melibatkan remaja dan terjadi di fasilitas umum. Kami minta anggota tidak ragu bertindak demi kenyamanan masyarakat," ujar Zulfikar.

Zulfikar juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang ikut aktif melaporkan gangguan ketertiban lewat call center Satpol PP Kampar. Menurutnya, partisipasi warga membantu aparat bergerak lebih cepat di lapangan.

"Kami ajak masyarakat terus peduli. Setiap laporan pasti kami tindak lanjuti dengan cepat dan profesional," tegasnya.

Satpol PP Kampar menyebut akan terus mengintensifkan patroli 24 jam di berbagai lokasi rawan. Selain penindakan, pihaknya juga akan mengedepankan pembinaan, termasuk melibatkan orangtua serta pihak terkait untuk pendampingan remaja yang terjaring.

Patroli ini, kata Zulfikar, menjadi bagian komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan Bangkinang dan wilayah Kampar yang aman, tertib, dan kondusif.(Advertorial)

#kampar