Jakarta Selatan - Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan energi terbarukan melalui proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) Pekanbaru Raya. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Selasa (7/4/2026).
Penandatanganan berlangsung di Command Center lantai 10, Menara Selatan Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari dukungan daerah terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.
Ahmad Yuzar mengatakan, proyek PSEL menjadi salah satu solusi strategis dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Ini langkah konkret kami dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan. Sampah yang selama ini menjadi persoalan, ke depan bisa diolah menjadi sumber energi,” kata Ahmad Yuzar.
Ia menjelaskan, teknologi yang digunakan dalam proyek PSEL dirancang untuk mengurangi volume sampah secara signifikan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan. Selain itu, hasil pengolahan berupa energi listrik diharapkan dapat mendukung kebutuhan energi di kawasan Pekanbaru Raya.
Menurutnya, keterlibatan Kabupaten Kampar dalam proyek ini juga menunjukkan pentingnya sinergi lintas daerah. Pasalnya, persoalan sampah di wilayah perkotaan membutuhkan penanganan terpadu yang melibatkan berbagai pihak.
“Kolaborasi antar daerah sangat penting agar pengelolaan sampah bisa berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau SF Haryanto, Wali Kota Pekanbaru, serta Bupati Siak. Kehadiran para kepala daerah ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung pengelolaan sampah modern di Provinsi Riau.
Proyek PSEL Pekanbaru Raya sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang pengolahan sampah perkotaan menjadi energi terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan. Regulasi ini menjadi dasar percepatan implementasi proyek serupa di berbagai daerah.
Ahmad Yuzar menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus mengawal jalannya kerja sama tersebut agar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
“Harapan kami, proyek ini tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah, tetapi juga berkontribusi dalam pengurangan emisi dan peningkatan ketahanan energi daerah,” pungkasnya.(ADV)
#kampar